Biar kamu lebih paham dan tidak bingung dengan keadaan penyakit saraf terjepitmu, ayo kita diskusikan lebih lanjut…
Seberapa Parah Kondisi Saraf Terjepitmu?
Kamu perlu tahu kondisimu saat ini berada pada tingkatan yang mana agar kamu bisa memilih terapi dan keputusan yang tepat. Ada beberapa tingkatan keparahan saraf terjepit, secara sederhana untuk memudahkan pemahaman bisa dibagi menjadi tiga:
- Ringan: dirasakan sebagai nyeri lokal atau kesemutan sesekali di area tertentu seperti pinggang atau punggung bawah, atau bisa di area bokong atau paha belakang saja. Kaki masih tetap bisa digerakkan. (Tidak perlu operasi.)
- Sedang: Nyeri yang mulai menetap dan bahkan bisa menjalar, mulai dari punggung bawah hingga kaki. Adanya rasa kebas (mati rasa) dan kaki terasa sedikit lemas atau kurang bertenaga. (Bisa ada pertimbangan operasi, dokter akan menilai berdasarkan kesesuaian antara keluhan pasien dan hasil MRI.)
- Berat: Nyeri sangat tidak tertahankan meskipun sudah minum obat antinyeri yang kuat, lumpuh yang semakin parah dari waktu ke waktu, bahkan ada gangguan buang air kecil maupun besar. (Operasi menjadi pilihan terapi yang paling direkomendasikan.)
Banyak pasien saraf terjepit yang mengeluh takut dioperasi, padahal sebagian besar kasus tidak memerlukan operasi. Cukup dengan obat yang diresepkan dokter dan fisioterapi. Dan satu hal yang penting, saraf yang terjepit di tulang belakang bisa dicegah perburukannya dengan memakai korset atau brace lainnya yang sesuai.
Setiap pasien memiliki kondisi yang berbeda-beda, maka penentuan terapi terbaik harus tetap melalui pemeriksaan langsung oleh dokter.
Kalau kamu mau info lainnya terkait saraf terjepit, bisa baca artikel terkait di blog ini.
Salam Sehat,
dr. Maulana Alfansury
